Aku lahir dan besar disebuah kota
yang sangat membuatku selalu merindukan kota tersebut. Dan tidak lain lagi
yaitu Sampit, Kalimantan Tengah. Banyak hal yang membuatku rindu mengenai kota
itu sendiri baik dari segi makanan dan budaya setempat dimana budaya itu
sendiri sudah menjadi salah satu karakterku sendiri. Tentu jika kita membahas
sampit tentu yang mudah terbesit yaitu salah satu daerah penghasil minyak dari
kelapa sawit, dimana lahan didaerah sampit banyak dimanfaatkan untuk pembukaan
lahan kelapa sawit itu.
Ada dua ikon kota sampit yang sangat
terkenal dan memiliki artinya masing-masing. Tugu pertama bernama tugu bundaran
perdamaian dayak dan madura, dimana tugu itu melambangkan ikatan tali
persaudaran sesama bangsa tanpa adanya perbedaan ras maupun suku, tugu tersebut
dibangun menjadi pengingat kita tentang kejadian yang pernah terjadi di kota
sampit. Sedangkan satunya lagi yaitu ikon patung jelawat, dimana ikan jelawat
tersebut endemik khas daerah sampit dan menjadi objek wisata dikota itu. Disana
juga ada pantai yang terkenal dan menjadi objek wisata yaitu, pantai ujung
pandaran dimana langsung menjadi perbatasan teluk sampit dan laut jawa

PATUNG JELAWAT
Ada juga beberapa
alat kesenian yang cukup terkenal di daerah asalku sebut saja
kangkanong,humbang,kangkurung,dan katambung. Itu sebagian kecil dari benyaknya
alat musik tradisional di daerahku itu, dan ada tarian tradisional yang menjadi
favorit yang kusukai, namanya tarian manasai. Tarian manasai adalah satu satu
tarian khas dari kalimantan tengah khususnya daerah sampit, tarian manasai
sendiri memiliki arti yaitu menyambut tamu maupun pendatang baru ke daerah itu.
Dan juga tarian itu bisa dilakukan oleh pria maupun wanita. Biasanya tari
manasai dilakukan ketika ada seorang tamu penting yang datang dan berkunjung.
sekian dan terima kasih
mohon maaf jika ada salah kata karena saya masih pemula
mohon maaf jika ada salah kata karena saya masih pemula

Tidak ada komentar:
Posting Komentar