Selasa, 10 Juli 2018

kota yang kurindukan


            Aku lahir dan besar disebuah kota yang sangat membuatku selalu merindukan kota tersebut. Dan tidak lain lagi yaitu Sampit, Kalimantan Tengah. Banyak hal yang membuatku rindu mengenai kota itu sendiri baik dari segi makanan dan budaya setempat dimana budaya itu sendiri sudah menjadi salah satu karakterku sendiri. Tentu jika kita membahas sampit tentu yang mudah terbesit yaitu salah satu daerah penghasil minyak dari kelapa sawit, dimana lahan didaerah sampit banyak dimanfaatkan untuk pembukaan lahan kelapa sawit itu.

            Ada dua ikon kota sampit yang sangat terkenal dan memiliki artinya masing-masing. Tugu pertama bernama tugu bundaran perdamaian dayak dan madura, dimana tugu itu melambangkan ikatan tali persaudaran sesama bangsa tanpa adanya perbedaan ras maupun suku, tugu tersebut dibangun menjadi pengingat kita tentang kejadian yang pernah terjadi di kota sampit. Sedangkan satunya lagi yaitu ikon patung jelawat, dimana ikan jelawat tersebut endemik khas daerah sampit dan menjadi objek wisata dikota itu. Disana juga ada pantai yang terkenal dan menjadi objek wisata yaitu, pantai ujung pandaran dimana langsung menjadi perbatasan teluk sampit dan laut jawa


TUGU PERDAMAIAN DAN MADURA

PATUNG JELAWAT

            Ada juga beberapa alat kesenian yang cukup terkenal di daerah asalku sebut saja kangkanong,humbang,kangkurung,dan katambung. Itu sebagian kecil dari benyaknya alat musik tradisional di daerahku itu, dan ada tarian tradisional yang menjadi favorit yang kusukai, namanya tarian manasai. Tarian manasai adalah satu satu tarian khas dari kalimantan tengah khususnya daerah sampit, tarian manasai sendiri memiliki arti yaitu menyambut tamu maupun pendatang baru ke daerah itu. Dan juga tarian itu bisa dilakukan oleh pria maupun wanita. Biasanya tari manasai dilakukan ketika ada seorang tamu penting yang datang dan berkunjung.



sekian dan terima kasih
mohon maaf jika ada salah kata karena saya masih pemula 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar